Mikrotik Wireless WDS

Mikrotik Wireless WDS

before-11

Dengan bentuk / topologi seperti yang ada di gambar, apabila user_laptop berpindah dari area AP1, ke area lain (AP2 atau AP3), maka user ini harus kehilangan koneksi untuk beberapa saat sebelum bergabung dengan AP (atau SSID) yang baru.

Meskipun semua AP di konfigurasi dengan memiliki SSID yang sama, tetap saja mereka bukan satu kesatuan (bukan satu SSID) yang sama. Apabila di scan secara operating system, akan terdapat 3 SSID dengan nama SSID yang sama.

Lalu apa yang dapat kita lakukan ? Jawabnya adalah dengan mengkonfigurasi AP dengan Wireless Distribution System (WDS).

Konsep WDS :
Dengan mengkonfigurasi AP dengan WDS, maka apabila user_laptop berpindah dari satu area AP ke area AP lainnya, maka user seakan-akan tetap berada di area yang sama.

Apabila di scan, secara operating system maka hanya terdapat satu SSID.

wds-1

Tipe WDS

Dynamic WDS :
Apabilan proses pembentukan hubungan antara AP satu dengan AP lainnya dilakukan seara dynamic / secara otomatis

Static WDS :
Apabilan proses pembentukan hubungan antara AP satu dengan AP lainnya dilakukan seara manual, dengan memasukan MAC Address AP yang lainnya.

Konfigurasi WDS :

Pada semua AP yang akan digabungkan menjadi satu WDS area :
Konfigurasi AP pada wireless

1. Masuk kedalam wireless, kemudian klik dua kali pada interface wireless
2. Pada detail interface, masuk kebagian wireless konfigurasi kan :

a. Mode: AP Bridge
b. SSID, dengan nama yang sama pada semua AP
c. Band, dengan nilai yang sama pada semua AP
d. Frequency, dengan nilai yang sama pada semua AP
wirelesswireless-1

Dynamic WDS

3. Masuk kedalam wireless, kemudian klik dua kali pada interface wireless
4. Pada detail interface, masuk kebagian WDS konfigurasi kan :

a. WDS Mode: Dynamic
wirelesswdsdynamic-1

Atau

Static WDS
5. Masuk kedalam wireless, kemudian klik dua kali pada interface wireless
6. Pada detail interface, masuk kebagian WDS konfigurasi kan :

a. WDS Mode: Static
wirelesswdsstatic-1

7. Setelah mengkonfigurasi WDS, tambahkan satu interface WDS pada wireless.
8. Pada New Interface (WDS), klik ke bagian WDS
9. Konfigurasi :

a. Master Interface, masukan wireless interface Anda
b. WDS Address, masukan MAC Address, AP lain, yang akan terhubung dengan AP Anda.
newinterfacewds-1

Baik pada konfigurasi WDS Dynamic ataupun Static, apabila sudah terhubung antar AP, maka akan muncul satu WDS Interface apada Wireless Interface tab.

wdstables-1

Dan apabila discan secara operating system, maka akan terlihat sebagai satu SSID, bukan banyak SSID.

About ArieL FX

Seorang Kuli Server & Datacenter, Terkadang Mendadak menjadi "cowok bayaran". Hanya seorang pengembara dilayar "hitam". Contact: Google+, Twitter and Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please Fill The Answer *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Butuh bantuan? Fast respons hubungi kami : (+62) 817-776-588
Live Chat